💐Dimana Rindu.. Sayup mata diterpa angin Tenggelam terpejam pelan-pelan Adakah rindu yg kau sampaikan? Angin, berbisiklah. Jejakmu hanya sepintas Mengapa tak sejenak berhenti saja? Aku ingin memasang telinga Bahwasannya tak sedikit yang merindu Dimanakah kerinduan itu berada? Tak aku jumpai wujudnya Meski hanya sekelabat bayangan Tak kudapatkan batang hidungnya Gemuruh hujan bersuara pada genting embunnya membias dibalik jendela Adakah air mata yg berlinang untukku? Saat ia sungguh-sungguh merindu Rindu saat mengadu dengan-Nya Menyelipkan do'a untuk dipertemukan Dengan separuh jiwa Sebuah tulang rusuk Yang akan menguatkan tulang punggungnya...
Entah sampai kpn jantungku berdegup begitu kencang saat aku bersamamu Entah sampai kapan hatiku bergetar saat aku mndengar namamu Dan entah sampai kpn kakiku lemas menopang saat mendengar suaramu Namamu yg slalu aku lantunkan dlm stiap doaku Lirih dan perih aku meminta padaNya Semoga hatimu terjaga hanya untuku Semoga cintamu tertuju berahir denganku Teruntuk sebuah nama Aku mulai bosan menyebut namamu Bukan karna sudah hilang rasa Namun aku hilang arah tentangmu Tentang hatimu yg ternyata hobi berkelana Teruntuk sebuah nama Bukan karna ada apa dan knapa Tapi karna seberapa bermakna Iya.. Kamu begitu bermakna bagiku Begitu lembut dan kalut Hingga aku sukar bedakan mana cinta dan drama Ahh tapi sudahlah Itu sudah lalu dan biarlah menjadi kenangan syahdu Sama seperti alunan lagu yg merdu Sama seperti sajak puisiku yg sedikit sendu Karena merindu sesuatu yg bukan hak ku Karena nyatanya itu hanya untaian kisah lalu yg sudah beku Masa silam yg sedikit ku angg...